Kabar Kampus – Institut Teknologi Sosial dan Kesehatan Muhammadiyah Selong kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan demokrasi dan pendidikan masyarakat melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pendidikan Pemilih bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lombok Timur.

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Media Center Kantor KPU Kabupaten Lombok Timur pada Selasa, 5 Mei 2026. Penandatanganan ini menjadi bagian dari agenda strategis KPU Lombok Timur dalam memperluas program pendidikan pemilih melalui kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan dan lembaga mitra di Kabupaten Lombok Timur.

Dalam kegiatan tersebut, ITSKes Muhammadiyah Selong dihadiri langsung oleh Wakil Rektor I, Salmi Yuniar Bahri, M.E., bersama Kepala Bagian Humas dan Kerja Sama, Yuniar Afandy, M.M. Kehadiran pimpinan institusi tersebut menandai dukungan penuh ITSKes Muhammadiyah Selong terhadap upaya peningkatan literasi demokrasi dan partisipasi masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ketua KPU Kabupaten Lombok Timur, Ada Suci Makbullah, S.H., menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat pendidikan pemilih yang inklusif dan berkelanjutan. Menurutnya, pendidikan pemilih tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu semata, melainkan memerlukan keterlibatan aktif berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi dan lembaga pendidikan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pimpinan KPU Kabupaten Lombok Timur, di antaranya Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM Muhammad Sujai, S.Pd., Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi Suriadi, S.Sy., M.E., Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Muliyadi, S.Pd., M.Ak., Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan Dr. Retno Sirnopati, M.Hum., serta Pelaksana Tugas Sekretaris Sri Sartika, S.Sos., M.Ak.

Selain ITSKes Muhammadiyah Selong, kegiatan penandatanganan kerja sama ini juga melibatkan beberapa institusi dan lembaga lain, yaitu Kementerian Agama RI Kabupaten Lombok Timur, STMIK Syaikh Zainuddin NW, Universitas Gunung Rinjani, dan Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor. Keseluruhan mitra tersebut diharapkan mampu menjadi bagian dari jejaring pendidikan pemilih yang aktif di tengah masyarakat.

Melalui kerja sama ini, berbagai program kolaboratif akan dikembangkan, mulai dari sosialisasi kepemiluan, edukasi demokrasi, penguatan literasi politik bagi mahasiswa dan masyarakat, hingga pelaksanaan kegiatan akademik dan pengabdian masyarakat yang berkaitan dengan pendidikan pemilih.

Wakil Rektor I ITSKes Muhammadiyah Selong, Salmi Yuniar Bahri, M.E., menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membangun kesadaran demokrasi generasi muda. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga harus memiliki pemahaman yang baik mengenai hak dan kewajiban sebagai warga negara.

“Kerja sama ini menjadi momentum yang sangat baik bagi dunia pendidikan untuk turut berkontribusi dalam meningkatkan kualitas demokrasi melalui pendidikan pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas dan Kerja Sama ITSKes Muhammadiyah Selong, Yuniar Afandy, M.M., menambahkan bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga negara seperti KPU merupakan bentuk kolaborasi positif dalam menciptakan masyarakat yang lebih sadar akan pentingnya partisipasi demokrasi.

KPU Kabupaten Lombok Timur berharap, melalui penandatanganan MoU dan PKS ini, jangkauan pendidikan pemilih dapat semakin luas dan mampu menjangkau berbagai lapisan masyarakat secara efektif. Pendidikan pemilih yang berkelanjutan dinilai penting dalam menciptakan pemilu yang berkualitas, partisipatif, dan berintegritas.

Dengan terjalinnya kerja sama ini, ITSKes Muhammadiyah Selong semakin mempertegas perannya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya fokus pada pengembangan akademik dan kesehatan, tetapi juga aktif berkontribusi dalam pembangunan sosial, demokrasi, dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Lombok Timur.