Kabar Kampus – Institut Teknologi Sosial dan Kesehatan Muhammadiyah Selong resmi menerima Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi tentang pembukaan Program Studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Program Sarjana pada Senin, 27 April 2026. Penyerahan SK tersebut menjadi momentum penting dalam pengembangan mutu dan layanan pendidikan tinggi di lingkungan ITSKes Muhammadiyah Selong, khususnya dalam menjawab kebutuhan tenaga profesional di bidang keselamatan dan kesehatan kerja.
SK pembukaan Program Studi K3 tersebut merupakan tindak lanjut dari Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 348/B/O/2026 tentang Izin Pembukaan Program Studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja Program Sarjana pada ITSKes Muhammadiyah Selong yang diselenggarakan oleh Persyarikatan Muhammadiyah.
Dalam kegiatan penyerahan yang berlangsung di Universitas Pendidikan Mandalika (Undikma), SK tersebut diserahkan langsung oleh Ketua LLDIKTI Wilayah VIII kepada Wakil Rektor I ITSKes Muhammadiyah Selong, Salmi Yuniar Bahri, M.E. Acara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh sejumlah pimpinan perguruan tinggi, civitas akademika, serta tamu undangan lainnya.
Ketua LLDIKTI Wilayah VIII dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas upaya dan komitmen ITSKes Muhammadiyah Selong dalam mengembangkan kualitas pendidikan tinggi melalui pembukaan program studi baru yang relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan dunia kerja saat ini. Menurutnya, keberadaan Program Studi K3 memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten di bidang keselamatan dan kesehatan kerja, terutama di tengah meningkatnya perhatian terhadap standar keselamatan di berbagai sektor industri dan pelayanan kesehatan.
Ia juga berharap agar Program Studi K3 yang baru dibuka tersebut dapat dikelola secara profesional, adaptif, dan berorientasi pada mutu sehingga mampu menghasilkan lulusan yang unggul, berdaya saing, serta siap berkontribusi di tengah masyarakat.
Sementara itu, Wakil Rektor I ITSKes Muhammadiyah Selong, Salmi Yuniar Bahri, M.E., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan pendampingan selama proses pengajuan hingga terbitnya izin operasional program studi tersebut. Ia menegaskan bahwa pembukaan Program Studi K3 merupakan bagian dari komitmen institusi dalam memperluas akses pendidikan tinggi dan menghadirkan program studi yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah maupun nasional.
Menurutnya, kehadiran Program Studi K3 di ITSKes Muhammadiyah Selong diharapkan mampu menjadi wadah dalam mencetak tenaga profesional yang memiliki kompetensi akademik dan keterampilan di bidang keselamatan dan kesehatan kerja, sekaligus mampu memberikan kontribusi nyata bagi dunia industri, kesehatan, dan masyarakat luas.
Selain prosesi penyerahan SK, kegiatan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi dan penguatan kerja sama antarperguruan tinggi di bawah koordinasi LLDIKTI Wilayah VIII. Suasana kegiatan berlangsung penuh keakraban dan semangat kebersamaan.
Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara Ketua LLDIKTI Wilayah VIII, pimpinan ITSKes Muhammadiyah Selong diwakili oleh Wakil Rektor I, serta para tamu undangan sambil menunjukkan SK pembukaan Program Studi K3 sebagai simbol resmi dimulainya penyelenggaraan program studi tersebut di lingkungan ITSKes Muhammadiyah Selong.